Kamis, 30 April 2015

Komunikasi dalam organisasi

1. Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

2. Hambatan dalam komunikasi
Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3 jenis sebagai berikut:
a.       Hambatan Teknis
Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.
b.      Hambatan Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi.
Hambatan semantik dibagi menjadi 3, diantaranya:
1.      Salah pengucapan kata atau istilah karena terlalu cepat berbicara.
contoh: partisipasi menjadi partisisapi.
2.      Adanya perbedaan makna dan pengertian pada kata-kata yang pengucapannya sama.
Contoh: bujang (Sunda: sudah; Sumatera: anak laki-laki).
3.      Adanya pengertian konotatif
Contoh: secara denotative, semua setuju bahwa anjing adalah binatang berbulu, berkaki empat. Sedangkan secara konotatif, banyak orang menganggap anjing sebagai binatang piaraan yang setia, bersahabat dan panjang ingatan.
Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yangdigunakannya.
c.       Hambatan Manusiawi
Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.

3. Syarat-syarat untuk berkomunikasi secara efektif adalah antara lain 
·     Menciptakan suasana yang menguntungkan.
·    Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti.
·    Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan.
·    Pesan dapat menggugah kepentingan dipihak komunikan yang dapat menguntungkannya.
·    Pesan dapat menumbuhkan sesuatu penghargaan atau reward di pihk komunikan.

4. Pengertian komunikasi menurut para ahli
LASWELL
Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa.
                   
CARL I. HOVLAND
Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain.

WILLIAM ALBIG
Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan.

5. Unsur-unsur komunikasi
- Sumber
- Komunikator
- Pesan
- Komunikasi


6. Hubungan komunikasi dalam koordinasi kerja sama






Daftar Pustaka :
http://artikel.okeschool.com/artikel/komunikasi/883/definisi-komunikasi-menurut-para-ahli.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
http://artikel.okeschool.com/artikel/komunikasi/883/definisi-komunikasi-menurut-para-ahli.html

Selasa, 31 Maret 2015

Proses Organisasi

Pengertian Organisasi adalah segala aktivitas utama yang dilakukan dalam suatu organisasi. Proses organisasi itu berkaitan dengan interaksi antar anggota di dalam suatu organisasi dan dapat diartikan sebagai prosedur bagaimana anggota dapat saling bahu membahu untuk membangun suatu organisasi.

Ciri-ciri organisasi :

1. Organisasi adalah lembaga sosial yang terdiri atas sekumpulan orang orang dengan berbagai pola interkasi yang ditetapkan.
2. Organisasi dikembangkan untuk mencapai tujuan tertentu.
3. Organisasi secara sadar di koordinasi dan dengan sengaja disusun.

Teori Organisasi

1. Teori organisasi klasik
2. Teori organisasi neoklasik
3. Teori organisasi modern

Bagian-bagian proses organisasi :

1. Proses komunikasi, merupakan rangkaian kegiatan sebelum atau pada saat kejadian itu sedang
terjadi. Contoh : Koordinasi, rapat, pengumuman, dll.
2. Hubungan antar peran, merupakan komunikasi hubungan antar suatu anggota dalam organisasi itu sangat penting terutama untuk membangun proses kerja dari organisasi.
3. Tahap pengawasan, merupakan komunikasi dalam tahap perencanaan, koordinasi, pengorganisasi,
 pengguna SDM yang layak.
4. Pengawasan.pengadilan, merupakan sebuah proses pengawasan/pengadilan terhadap pihak yang     
berwenang agar suatu proses organisasi dapat berjalan dengan baik, terarah dan sesuai dengan tujuan.

Di dalam proses organisasi terdapat beberapa proses pendukung lainnya yaitu :

1. Proses memahami
Merupakan proses untuk memmpengaruhi yaitu suatu bentuk kegiatan atau keteladanan yg baik
secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain     atau kelompok.
2.  Proses mengambil keputusan
Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui suatu proses.          
Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan. beberapa 
metode untuk mengambil keputusan terhadap masalah yang dihadapi suatu organisasi tersebut,  yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakata (consensus).



Sumber :

http://honeyzharratih.blogspot.com/2012/01/proses-organisasi.html
http://gakbisajadimasinis.blogspot.com/2012/11/proses-organisasi.html
http://muhyizuhdi.blogspot.com/2012/11/proses-organisasi.html